Salam kenal, saya Felix dan ini adalah pertama kali saya menulis di blogger. Tujuan blog ini saya mau berbagi ilmu dan pengetahuan dalam bermain harmonika tingkat dasar.
Harmonika diatonik terdiri dari 10 lubang terdiri dari 3 oktaf.
Oktaf 1: nada rendah
1 tiup DO, sedot RE
2 tiup MI, sedot SOL (nada FA hilang)
3 tiup SOL, sedot SI (nada LA hilang)
Oktaf 2: nada tengah
4 tiup DO, sedot RE
5 tiup MI, sedot FA
6 tiup SOL, sedot LA
7 sedot SI
Oktaf 3: nada tinggi
7 tiup DO
8 sedot RE, tiup MI
9 sedot FA, tiup SOL
10 sedot LA, tiup DO (nada SI hilang)
Ada beberapa nada yang hilang di oktaf nada rendah dan nada tinggi. Siasat untuk mengadakan nada yang hilang harus menggunakan teknik BENDING NADA.
BENDING NADA adalah cara mengeluarkan nada yang hilang dengan trik menekuk suaranya. Nada yang hilang adalah seperti berikut:
Oktaf 1: nada FA dan LA hilang
Oktaf 2: nada tak ada yang hilang
Oktaf 3: nada SI hilang
Saya membahas bending hanya oktaf 1/ nada rendah karena itu yang saya bisa dan untuk oktaf 3/ nada tinggi harus dengan masternya.
Belajar bending harus tahan uji dan penuh kesabaran. Saya belajar selama 1 bulan dan tergantung keseriusan teman2 belajar bending. Intinya tidak mudah putus asaa hehehehe.
Cara pertama teori bending:
Lubang nomor 2 disedot normal akan menghasilkan nada SOL lalu untuk menghasilkan nada FA harus dikenyot. Caranya seperti siul namun disedot. Intinya sedot paksa dengan bibir mengecil ujungnya. Bagi teman2, (maaf) yang sudah pernah menyupang pacar ya seperti itu nyedotnya disedot paksa. Asli loh emang begitu caranya..
Cara kedua teori bending:
Lubang 1 disedot menghasilkan nada RE. Untuk menghasilkan suara yang beda maka saat disedot lalu dikenyot - kenyot (seperti suara yoi yoi yoi yoi yoi yoi yoi) sambil sedot ya. Itulah nada bending yang kita temukan untuk dipakai pada lubang ke 2 dan ke 3 yang akan menggantikan suara nada yang hilang.
Sekian dari saya, nantikan blogger saya selanjutnya. Jika ada yang mau bertanya silahkan koment di bawah.
Terimakasih

Harmonika diatonik terdiri dari 10 lubang terdiri dari 3 oktaf.
Oktaf 1: nada rendah
1 tiup DO, sedot RE
2 tiup MI, sedot SOL (nada FA hilang)
3 tiup SOL, sedot SI (nada LA hilang)
Oktaf 2: nada tengah
4 tiup DO, sedot RE
5 tiup MI, sedot FA
6 tiup SOL, sedot LA
7 sedot SI
Oktaf 3: nada tinggi
7 tiup DO
8 sedot RE, tiup MI
9 sedot FA, tiup SOL
10 sedot LA, tiup DO (nada SI hilang)
Ada beberapa nada yang hilang di oktaf nada rendah dan nada tinggi. Siasat untuk mengadakan nada yang hilang harus menggunakan teknik BENDING NADA.
BENDING NADA adalah cara mengeluarkan nada yang hilang dengan trik menekuk suaranya. Nada yang hilang adalah seperti berikut:
Oktaf 1: nada FA dan LA hilang
Oktaf 2: nada tak ada yang hilang
Oktaf 3: nada SI hilang
Saya membahas bending hanya oktaf 1/ nada rendah karena itu yang saya bisa dan untuk oktaf 3/ nada tinggi harus dengan masternya.
Belajar bending harus tahan uji dan penuh kesabaran. Saya belajar selama 1 bulan dan tergantung keseriusan teman2 belajar bending. Intinya tidak mudah putus asaa hehehehe.
Cara pertama teori bending:
Lubang nomor 2 disedot normal akan menghasilkan nada SOL lalu untuk menghasilkan nada FA harus dikenyot. Caranya seperti siul namun disedot. Intinya sedot paksa dengan bibir mengecil ujungnya. Bagi teman2, (maaf) yang sudah pernah menyupang pacar ya seperti itu nyedotnya disedot paksa. Asli loh emang begitu caranya..
Cara kedua teori bending:
Lubang 1 disedot menghasilkan nada RE. Untuk menghasilkan suara yang beda maka saat disedot lalu dikenyot - kenyot (seperti suara yoi yoi yoi yoi yoi yoi yoi) sambil sedot ya. Itulah nada bending yang kita temukan untuk dipakai pada lubang ke 2 dan ke 3 yang akan menggantikan suara nada yang hilang.
Sekian dari saya, nantikan blogger saya selanjutnya. Jika ada yang mau bertanya silahkan koment di bawah.
Terimakasih
